MACAM MACAM KABEL JARINGAN ARTIKEL TERBARU

Senin, 04 Maret 2013



Macam-macam kabel jaringan


Beberapa jenis kabel yang banyak digunakan dalam standar penggunaan untuk komunikasi data dalam jaringan komputer maupun Control sistem diindustri.
Ada Beberapa jenis kabel yang secara umum sering digunakan untuk LAN yaitu Coaxial dan Twisted pair maupun dalam Control system, yaitu :

A. Coaxial Cable
Ada 2 jenis tipe kabel coaxial yang dipergunakan untuk jaringan komputer.

1. Thick Coaxial Cable
Kabel Coaxial jenis ini dispesifikasi standar IEEE 802.3 – 10BASES. Dimana kabel ini mempunyai diameter rata-rata 12mm. Kabel jenis ini biasanya disebut Standard Ethernet atau Thicknet atau Yellow Cabel. Kabel Coaxial digunakan dalam jaringan yang mempunyai spesifikasi antara lain :

1. setiap yang harus diterminasi dengan terminator 50 ohm.
2. maksimum 3 segment dengan tambahan peralatan.
3. setiap kartu jaringan mempunyai kemampuan penguat sinyal.
4. setiap segment maksimum berisi 100 perangkat jaringan termasuk repeaters.
5. maksimum panjang kabel persegment 1-640 fee (500 m).
6. maksimum jarak antara segment 4920 feet (1500 m).
7. jarak maksimum antara tap (pencabang) dari kabel utama ke perangkat (device) adalah 16 feet (5 m).
8. jarak maksimum antara tap adalah 8 feet (2,5 m)

2. Thin Coaxial Cable

Kabel ini banyak digunakan di radio amatir terutama untuk trancaiver yang tidak memelukan output daya yang besar. Jenis yang banyak digunakan adalah RG-8 atau RG-59 dengan impedendsi 75 ohm untuk jaringan, kabel jenis ini yang sama digunakan RG-58 yang telah memenuhi standard IEEE 802.3.10 BASE 2, dimana diameternya rata-rata 5mm dan biasanya berwarna hitam setiap perangkat dihubungkan dengan BNC T connect or kabel jenis ini dan sebagainya thin ethernet atau thinet. Kabel jenis RG-58 A/u dan c/u jika di implementasikan dengan T-connector dengan terminator dalam sebuah jaringan harus mengikuti aturan sebagai berikut :


1. pada topologi bus setiap ujung kabel diberi terminator 50 ohm.
2. panjang maksimum kabel 606,8 feet (185 m) persegment.
3. setiap segment maksimum 30 device (perangkat).
4. kartu jaringan sudah menggunakan tranciver yang on broard tidak perlu tumbuhkan trains caver kecuali repeaters.
5. maksimum ada 3 segment terhubung 1 dengan lainnya.
6. panjang minimum antar T-connector 1,5 feet (0,5 m)

B. Twisted Pair Cable
Selain menggunakan kabel coaxial ethernet juga dapat menggunakan kabel lain yaitu : UTP (unshileded twisted pair) dan STP (shileded twisted pair). Kabel – kabel tersebut biasanya terdiri dari 4 kabel yang terpilih dari kabel buah kabel ini hanya 4 buah yang digunakan untuk dapat menerima dan mengirimkan data (ethernet). Ada 2 jenis pemasangan kabel UTP yang sering digunakan pada jaringan lokal yaitu Straight Through Cable dan Cross Over Cable.

Penggunaan Straight Through Cable antara lain :

1. PC – Hub
2. PC – Switch
3. Hub – Hub
4. Switch – Routher

Penggunaan Cross Over Cable antara lain :

1. PC – PC
2. Switch – Switch
3. Switch – Hub

C. FO (Fiber Optic)
Kabel Fiber Optic (FO) adalah sebuah kabel yang terbuat dari serat kaca dengan teknologi canggih dan mempunyai kecepatan transfer data yang lebih cepat dari pada kabel biasa, Fiber Optic digunakan pada jaringan backbone (tulang punggung) karena dibutuhkan kecepatan yang lebih dalam jaringan ini, yang menggunakan FO untuk jaringan biasa baik LAN, WAN, maupun MAN karena memberi dampak yang lebih pada kecepatan dan bandwith karena FO menggunakan bias cahaya untuk mentransfer data yang melewatinya.

Penyambungan kabel FO dibutuhkan alat khusus yang bernama fusion splicer alat ini digunakan untuk menyambung 2 ujung FO dengan menggunakan panas alat ini butuh ketelitian yang sangat tinggi. Alat ini dilengakapi dengan alat pengukur karena setiap ingin menyambung 2 sisi FO harus diukur terlebih dahulu dan ukurannya harus sama antara ujung A dan ujung B dan kedua ujung FO harus benar-benar bersih biasannya digunakan alcohol 95 % dan tisu untuk membersihkan ujung FO yang sudah dikupas atau apabila ada kotoran sedikit saja maka fusion splicer tidak akan bisa digunakan alias menolak untuk melakukan penyambungan.

Tipe – tipe kabel Fiber Optic :
•Kabel Singel Mode merupakan sebuah serat tunggal dari fiber glass yang memiliki diameter 8,3 hingga 10 micro. Satu micro besarnya sama dengan 1/250 tebal rambut manusia.
•Kabel Multimode adalah kabel yang terdiri atas multi serat fiber glass dengan kombinasi diameter sinyal independen yang berbeda dari fiber-fiber lain dalam bundle kabel.
•Plastic Optical Fiber (POF) merupakan kabel berbasis plastic terbaru yang memiliki kualitas sama dengan kabel single mode tetapi harganya sedikit lebih mahal.

Kontruksi kabel FO :
•Core : bagian ini merupakan medium fisik utama yang mengangkut sinyal-sinyal data optical dari sumber ke device penerima core berupa helai tunggal dari glass atau plastic yang kontinyu (dalam micro). Semakin besar ukuran core, semakin banyak data yang dapat diantarkan. Semua kabel FO diukur mengacu pada diameter core-nya.

•Cladding adalah merupakan lapisan tipis yang menyelimuti Fiber Core.
•Coating adalah lapisan plastik yng menyelimut core dan cladding penyangga coating ini diukur dalam micro dan memiliki range 250 sampai 900 micro.
•Strengthening Fibers : terdiri atas beberapa komponen yang dapat menolong fiber dari benturan kasar dan daya tekan tak terduga selama instalasi.
•Cable Jacket merupakan lapisan terluar dari keseluruhan badan kabel.

Beberapa Keuntungan dari Kabel FO :

1.Kecepatan : jaringan FO beroperasi ada kecepatan tinggi mencapai GB/S.
2.Bandwicth : FO mampu membawa paket dengan kapasitas besar.
3.Distance : sinyal-sinyal dapat ditransmisikan lebih jauh tanpa memerlukan perlakuan ¨refresh¨ / ¨diperkuat¨.
4.Resistance : daya tahan kuat terhadap imbas elektromagnetik yang dihasilkan dari perangkat- perangkat elektronik seperti radio, motor, / bahan kabel-kabel transmisi lain.

Kekurangan kabel FO :
Harga cukup mahal jika dibandingkan dengan teknologi kabel tembaga. Hal ini karena FO dapat mengantarkan data dengan kapasitas yang lebih besar dan jarak transmisi yang lebih jauh jika dibandingkan tembaga yang masih memerlukan investasi tambahan berupa perangkat penguat (repeaters). Selain itu biaya investasi tinggi yang diperlukan untuk pengadaan sumberdaya manusia yang andal karena tingkat kesulitan implementasi dan deployment FO yang cukup tinggi.

D. Profibus Cable
Sejarah Profibus kembali ke rencana umum dipromosikan untuk sebuah asosiasi dimulai di Jerman pada tahun 1987 dan untuk yang 21 perusahaan dan lembaga menyusun master plan proyek yang disebut "lapangan bus". Tujuannya adalah untuk menerapkan dan menyebarkan penggunaan bus lapangan bit-serial berdasarkan persyaratan dasar dari interface bidang perangkat. Untuk tujuan ini, perusahaan anggota sepakat untuk mendukung konsep teknis umum untuk otomatisasi produksi (yaitu diskrit atau otomatisasi pabrik) dan proses. Pertama, komunikasi yang kompleks protokol Profibus FMS (Field Keterangan Pesan bus), yang dirancang untuk menuntut tugas komunikasi, ditentukan. Selanjutnya pada tahun 1993, spesifikasi untuk protokol Profibus sederhana dan dengan demikian jauh lebih cepat DP (Decentralized Peripherals) selesai. Profibus FMS digunakan untuk (non deterministik) komunikasi data antara Master Profibus. Profibus DP adalah protokol dibuat untuk (deterministik) komunikasi antara master Profibus dan remote mereka I / O budak.

Ada dua variasi dari Profibus yang digunakan saat ini, yang paling umum digunakan Profibus DP, dan lebih rendah digunakan, aplikasi tertentu, Profibus PA:
Profibus DP (Decentralized Peripherals) digunakan untuk mengoperasikan sensor dan aktuator melalui pengontrol terpusat dalam produksi (pabrik) aplikasi otomatisasi. Banyak pilihan diagnostik standar, khususnya, difokuskan pada di sini.
Profibus PA (Otomasi Proses) digunakan untuk memonitor peralatan pengukuran melalui sistem kontrol proses dalam aplikasi otomasi proses. Varian ini dirancang untuk digunakan dalam ledakan / daerah berbahaya (Ex-zona 0 dan 1). Physical Layer (yaitu kabel) sesuai dengan IEC 61158-2, yang memungkinkan daya untuk dikirimkan melalui bus untuk instrumen lapangan, sementara membatasi arus yang mengalir sehingga kondisi peledak tidak diciptakan, bahkan jika kerusakan terjadi. Jumlah perangkat yang terhubung ke segmen PA dibatasi oleh fitur ini. PA memiliki tingkat transmisi data dari 31,25 kbit / s. Namun, PA menggunakan protokol yang sama dengan DP, dan dapat dihubungkan ke jaringan DP menggunakan perangkat coupler. DP lebih cepat bertindak sebagai jaringan tulang punggung untuk transmisi sinyal proses ke controller. Ini berarti bahwa DP dan PA dapat bekerja erat bersama-sama, terutama dalam aplikasi hibrida di mana proses dan otomatisasi pabrik jaringan beroperasi berdampingan.

Lebih dari 30 juta node Profibus dipasang pada akhir 2009. 5 juta di antaranya di industri proses.

E. PROFINET
PROFINET adalah industri terbuka Ethernet standar Profibus & PROFINET Internasional (PI) untuk otomatisasi. PROFINET menggunakan standar TCP / IP dan IT, dan, pada dasarnya, real-time Ethernet.

Konsep PROFINET memiliki struktur modular sehingga pengguna dapat memilih fungsi Cascading sendiri. Mereka berbeda dasarnya karena jenis pertukaran data untuk memenuhi persyaratan sebagian sangat tinggi kecepatan.

Dalam hubungannya dengan PROFINET, kedua perspektif PROFINET CBA dan PROFINET IO ada. PROFINET CBA cocok untuk komunikasi berbasis komponen melalui TCP / IP dan komunikasi real-time untuk real-time persyaratan dalam rekayasa sistem modular. Kedua pilihan komunikasi dapat digunakan secara paralel.

PROFINET IO dikembangkan untuk real time (RT) dan real time isochronous (IRT) komunikasi dengan pinggiran desentralisasi. Sebutan RT dan IRT hanya menggambarkan real-time properti untuk komunikasi dalam PROFINET IO.

PROFINET CBA dan PROFINET IO dapat berkomunikasi pada waktu yang sama pada sistem bus yang sama. Mereka dapat dioperasikan secara terpisah atau dikombinasikan sehingga subsistem PROFINET IO muncul sebagai sistem CBA PROFINET dari perspektif sistem.

F. MODBUS
Modbus adalah protokol komunikasi serial yang dipublikasikan oleh Modicon pada tahun 1979 untuk digunakan dengan pengendali yang dapat diprogram yang logika (PLC). Sederhana dan kuat, sejak itu menjadi salah satu protokol komunikasi standar de facto dalam industri, dan sekarang di antara cara yang paling umum tersedia untuk menghubungkan perangkat elektronik industri [1]. Alasan utama untuk penggunaan luas Modbus dalam lingkungan industri adalah:
Telah dikembangkan dengan aplikasi industri dalam pikiran
Hal ini secara terbuka diterbitkan dan bebas royalti
Sangat mudah untuk menyebarkan dan mempertahankan
Bergerak bit mentah atau kata-kata tanpa menempatkan banyak pembatasan pada vendor

Modbus memungkinkan untuk komunikasi antara perangkat banyak (sekitar 240) terhubung ke jaringan yang sama, misalnya suatu sistem yang mengukur temperatur dan kelembaban dan mengkomunikasikan hasilnya ke komputer. Modbus sering digunakan untuk menghubungkan komputer pengawasan dengan unit remote terminal (RTU) di kontrol pengawasan dan akuisisi data (SCADA) sistem. Banyak dari jenis data yang diberi nama dari penggunaannya dalam mengemudi relay: satu output-bit fisik disebut kumparan, dan input single-bit fisik disebut masukan diskrit atau kontak.

Pengembangan dan update dari protokol Modbus dikelola oleh Organisasi Modbus, yang terbentuk dari pengguna independen dan pemasok perangkat compliant Modbus
 
Macam-macam kabel jaringan


Beberapa jenis kabel yang banyak digunakan dalam standar penggunaan untuk komunikasi data dalam jaringan komputer maupun Control sistem diindustri.
Ada Beberapa jenis kabel yang secara umum sering digunakan untuk LAN yaitu Coaxial dan Twisted pair maupun dalam Control system, yaitu :

A. Coaxial Cable
Ada 2 jenis tipe kabel coaxial yang dipergunakan untuk jaringan komputer.

1. Thick Coaxial Cable
Kabel Coaxial jenis ini dispesifikasi standar IEEE 802.3 – 10BASES. Dimana kabel ini mempunyai diameter rata-rata 12mm. Kabel jenis ini biasanya disebut Standard Ethernet atau Thicknet atau Yellow Cabel. Kabel Coaxial digunakan dalam jaringan yang mempunyai spesifikasi antara lain :

1. setiap yang harus diterminasi dengan terminator 50 ohm.
2. maksimum 3 segment dengan tambahan peralatan.
3. setiap kartu jaringan mempunyai kemampuan penguat sinyal.
4. setiap segment maksimum berisi 100 perangkat jaringan termasuk repeaters.
5. maksimum panjang kabel persegment 1-640 fee (500 m).
6. maksimum jarak antara segment 4920 feet (1500 m).
7. jarak maksimum antara tap (pencabang) dari kabel utama ke perangkat (device) adalah 16 feet (5 m).
8. jarak maksimum antara tap adalah 8 feet (2,5 m)

2. Thin Coaxial Cable

Kabel ini banyak digunakan di radio amatir terutama untuk trancaiver yang tidak memelukan output daya yang besar. Jenis yang banyak digunakan adalah RG-8 atau RG-59 dengan impedendsi 75 ohm untuk jaringan, kabel jenis ini yang sama digunakan RG-58 yang telah memenuhi standard IEEE 802.3.10 BASE 2, dimana diameternya rata-rata 5mm dan biasanya berwarna hitam setiap perangkat dihubungkan dengan BNC T connect or kabel jenis ini dan sebagainya thin ethernet atau thinet. Kabel jenis RG-58 A/u dan c/u jika di implementasikan dengan T-connector dengan terminator dalam sebuah jaringan harus mengikuti aturan sebagai berikut :


1. pada topologi bus setiap ujung kabel diberi terminator 50 ohm.
2. panjang maksimum kabel 606,8 feet (185 m) persegment.
3. setiap segment maksimum 30 device (perangkat).
4. kartu jaringan sudah menggunakan tranciver yang on broard tidak perlu tumbuhkan trains caver kecuali repeaters.
5. maksimum ada 3 segment terhubung 1 dengan lainnya.
6. panjang minimum antar T-connector 1,5 feet (0,5 m)

B. Twisted Pair Cable
Selain menggunakan kabel coaxial ethernet juga dapat menggunakan kabel lain yaitu : UTP (unshileded twisted pair) dan STP (shileded twisted pair). Kabel – kabel tersebut biasanya terdiri dari 4 kabel yang terpilih dari kabel buah kabel ini hanya 4 buah yang digunakan untuk dapat menerima dan mengirimkan data (ethernet). Ada 2 jenis pemasangan kabel UTP yang sering digunakan pada jaringan lokal yaitu Straight Through Cable dan Cross Over Cable.

Penggunaan Straight Through Cable antara lain :

1. PC – Hub
2. PC – Switch
3. Hub – Hub
4. Switch – Routher

Penggunaan Cross Over Cable antara lain :

1. PC – PC
2. Switch – Switch
3. Switch – Hub

C. FO (Fiber Optic)
Kabel Fiber Optic (FO) adalah sebuah kabel yang terbuat dari serat kaca dengan teknologi canggih dan mempunyai kecepatan transfer data yang lebih cepat dari pada kabel biasa, Fiber Optic digunakan pada jaringan backbone (tulang punggung) karena dibutuhkan kecepatan yang lebih dalam jaringan ini, yang menggunakan FO untuk jaringan biasa baik LAN, WAN, maupun MAN karena memberi dampak yang lebih pada kecepatan dan bandwith karena FO menggunakan bias cahaya untuk mentransfer data yang melewatinya.

Penyambungan kabel FO dibutuhkan alat khusus yang bernama fusion splicer alat ini digunakan untuk menyambung 2 ujung FO dengan menggunakan panas alat ini butuh ketelitian yang sangat tinggi. Alat ini dilengakapi dengan alat pengukur karena setiap ingin menyambung 2 sisi FO harus diukur terlebih dahulu dan ukurannya harus sama antara ujung A dan ujung B dan kedua ujung FO harus benar-benar bersih biasannya digunakan alcohol 95 % dan tisu untuk membersihkan ujung FO yang sudah dikupas atau apabila ada kotoran sedikit saja maka fusion splicer tidak akan bisa digunakan alias menolak untuk melakukan penyambungan.

Tipe – tipe kabel Fiber Optic :
•Kabel Singel Mode merupakan sebuah serat tunggal dari fiber glass yang memiliki diameter 8,3 hingga 10 micro. Satu micro besarnya sama dengan 1/250 tebal rambut manusia.
•Kabel Multimode adalah kabel yang terdiri atas multi serat fiber glass dengan kombinasi diameter sinyal independen yang berbeda dari fiber-fiber lain dalam bundle kabel.
•Plastic Optical Fiber (POF) merupakan kabel berbasis plastic terbaru yang memiliki kualitas sama dengan kabel single mode tetapi harganya sedikit lebih mahal.

Kontruksi kabel FO :
•Core : bagian ini merupakan medium fisik utama yang mengangkut sinyal-sinyal data optical dari sumber ke device penerima core berupa helai tunggal dari glass atau plastic yang kontinyu (dalam micro). Semakin besar ukuran core, semakin banyak data yang dapat diantarkan. Semua kabel FO diukur mengacu pada diameter core-nya.

•Cladding adalah merupakan lapisan tipis yang menyelimuti Fiber Core.
•Coating adalah lapisan plastik yng menyelimut core dan cladding penyangga coating ini diukur dalam micro dan memiliki range 250 sampai 900 micro.
•Strengthening Fibers : terdiri atas beberapa komponen yang dapat menolong fiber dari benturan kasar dan daya tekan tak terduga selama instalasi.
•Cable Jacket merupakan lapisan terluar dari keseluruhan badan kabel.

Beberapa Keuntungan dari Kabel FO :

1.Kecepatan : jaringan FO beroperasi ada kecepatan tinggi mencapai GB/S.
2.Bandwicth : FO mampu membawa paket dengan kapasitas besar.
3.Distance : sinyal-sinyal dapat ditransmisikan lebih jauh tanpa memerlukan perlakuan ¨refresh¨ / ¨diperkuat¨.
4.Resistance : daya tahan kuat terhadap imbas elektromagnetik yang dihasilkan dari perangkat- perangkat elektronik seperti radio, motor, / bahan kabel-kabel transmisi lain.

Kekurangan kabel FO :
Harga cukup mahal jika dibandingkan dengan teknologi kabel tembaga. Hal ini karena FO dapat mengantarkan data dengan kapasitas yang lebih besar dan jarak transmisi yang lebih jauh jika dibandingkan tembaga yang masih memerlukan investasi tambahan berupa perangkat penguat (repeaters). Selain itu biaya investasi tinggi yang diperlukan untuk pengadaan sumberdaya manusia yang andal karena tingkat kesulitan implementasi dan deployment FO yang cukup tinggi.

D. Profibus Cable
Sejarah Profibus kembali ke rencana umum dipromosikan untuk sebuah asosiasi dimulai di Jerman pada tahun 1987 dan untuk yang 21 perusahaan dan lembaga menyusun master plan proyek yang disebut "lapangan bus". Tujuannya adalah untuk menerapkan dan menyebarkan penggunaan bus lapangan bit-serial berdasarkan persyaratan dasar dari interface bidang perangkat. Untuk tujuan ini, perusahaan anggota sepakat untuk mendukung konsep teknis umum untuk otomatisasi produksi (yaitu diskrit atau otomatisasi pabrik) dan proses. Pertama, komunikasi yang kompleks protokol Profibus FMS (Field Keterangan Pesan bus), yang dirancang untuk menuntut tugas komunikasi, ditentukan. Selanjutnya pada tahun 1993, spesifikasi untuk protokol Profibus sederhana dan dengan demikian jauh lebih cepat DP (Decentralized Peripherals) selesai. Profibus FMS digunakan untuk (non deterministik) komunikasi data antara Master Profibus. Profibus DP adalah protokol dibuat untuk (deterministik) komunikasi antara master Profibus dan remote mereka I / O budak.

Ada dua variasi dari Profibus yang digunakan saat ini, yang paling umum digunakan Profibus DP, dan lebih rendah digunakan, aplikasi tertentu, Profibus PA:
Profibus DP (Decentralized Peripherals) digunakan untuk mengoperasikan sensor dan aktuator melalui pengontrol terpusat dalam produksi (pabrik) aplikasi otomatisasi. Banyak pilihan diagnostik standar, khususnya, difokuskan pada di sini.
Profibus PA (Otomasi Proses) digunakan untuk memonitor peralatan pengukuran melalui sistem kontrol proses dalam aplikasi otomasi proses. Varian ini dirancang untuk digunakan dalam ledakan / daerah berbahaya (Ex-zona 0 dan 1). Physical Layer (yaitu kabel) sesuai dengan IEC 61158-2, yang memungkinkan daya untuk dikirimkan melalui bus untuk instrumen lapangan, sementara membatasi arus yang mengalir sehingga kondisi peledak tidak diciptakan, bahkan jika kerusakan terjadi. Jumlah perangkat yang terhubung ke segmen PA dibatasi oleh fitur ini. PA memiliki tingkat transmisi data dari 31,25 kbit / s. Namun, PA menggunakan protokol yang sama dengan DP, dan dapat dihubungkan ke jaringan DP menggunakan perangkat coupler. DP lebih cepat bertindak sebagai jaringan tulang punggung untuk transmisi sinyal proses ke controller. Ini berarti bahwa DP dan PA dapat bekerja erat bersama-sama, terutama dalam aplikasi hibrida di mana proses dan otomatisasi pabrik jaringan beroperasi berdampingan.

Lebih dari 30 juta node Profibus dipasang pada akhir 2009. 5 juta di antaranya di industri proses.

E. PROFINET
PROFINET adalah industri terbuka Ethernet standar Profibus & PROFINET Internasional (PI) untuk otomatisasi. PROFINET menggunakan standar TCP / IP dan IT, dan, pada dasarnya, real-time Ethernet.

Konsep PROFINET memiliki struktur modular sehingga pengguna dapat memilih fungsi Cascading sendiri. Mereka berbeda dasarnya karena jenis pertukaran data untuk memenuhi persyaratan sebagian sangat tinggi kecepatan.

Dalam hubungannya dengan PROFINET, kedua perspektif PROFINET CBA dan PROFINET IO ada. PROFINET CBA cocok untuk komunikasi berbasis komponen melalui TCP / IP dan komunikasi real-time untuk real-time persyaratan dalam rekayasa sistem modular. Kedua pilihan komunikasi dapat digunakan secara paralel.

PROFINET IO dikembangkan untuk real time (RT) dan real time isochronous (IRT) komunikasi dengan pinggiran desentralisasi. Sebutan RT dan IRT hanya menggambarkan real-time properti untuk komunikasi dalam PROFINET IO.

PROFINET CBA dan PROFINET IO dapat berkomunikasi pada waktu yang sama pada sistem bus yang sama. Mereka dapat dioperasikan secara terpisah atau dikombinasikan sehingga subsistem PROFINET IO muncul sebagai sistem CBA PROFINET dari perspektif sistem.

F. MODBUS
Modbus adalah protokol komunikasi serial yang dipublikasikan oleh Modicon pada tahun 1979 untuk digunakan dengan pengendali yang dapat diprogram yang logika (PLC). Sederhana dan kuat, sejak itu menjadi salah satu protokol komunikasi standar de facto dalam industri, dan sekarang di antara cara yang paling umum tersedia untuk menghubungkan perangkat elektronik industri [1]. Alasan utama untuk penggunaan luas Modbus dalam lingkungan industri adalah:
Telah dikembangkan dengan aplikasi industri dalam pikiran
Hal ini secara terbuka diterbitkan dan bebas royalti
Sangat mudah untuk menyebarkan dan mempertahankan
Bergerak bit mentah atau kata-kata tanpa menempatkan banyak pembatasan pada vendor

Modbus memungkinkan untuk komunikasi antara perangkat banyak (sekitar 240) terhubung ke jaringan yang sama, misalnya suatu sistem yang mengukur temperatur dan kelembaban dan mengkomunikasikan hasilnya ke komputer. Modbus sering digunakan untuk menghubungkan komputer pengawasan dengan unit remote terminal (RTU) di kontrol pengawasan dan akuisisi data (SCADA) sistem. Banyak dari jenis data yang diberi nama dari penggunaannya dalam mengemudi relay: satu output-bit fisik disebut kumparan, dan input single-bit fisik disebut masukan diskrit atau kontak.

Pengembangan dan update dari protokol Modbus dikelola oleh Organisasi Modbus, yang terbentuk dari pengguna independen dan pemasok perangkat compliant Modbus
 
Macam-macam kabel jaringan


Beberapa jenis kabel yang banyak digunakan dalam standar penggunaan untuk komunikasi data dalam jaringan komputer maupun Control sistem diindustri.
Ada Beberapa jenis kabel yang secara umum sering digunakan untuk LAN yaitu Coaxial dan Twisted pair maupun dalam Control system, yaitu :

A. Coaxial Cable
Ada 2 jenis tipe kabel coaxial yang dipergunakan untuk jaringan komputer.

1. Thick Coaxial Cable
Kabel Coaxial jenis ini dispesifikasi standar IEEE 802.3 – 10BASES. Dimana kabel ini mempunyai diameter rata-rata 12mm. Kabel jenis ini biasanya disebut Standard Ethernet atau Thicknet atau Yellow Cabel. Kabel Coaxial digunakan dalam jaringan yang mempunyai spesifikasi antara lain :

1. setiap yang harus diterminasi dengan terminator 50 ohm.
2. maksimum 3 segment dengan tambahan peralatan.
3. setiap kartu jaringan mempunyai kemampuan penguat sinyal.
4. setiap segment maksimum berisi 100 perangkat jaringan termasuk repeaters.
5. maksimum panjang kabel persegment 1-640 fee (500 m).
6. maksimum jarak antara segment 4920 feet (1500 m).
7. jarak maksimum antara tap (pencabang) dari kabel utama ke perangkat (device) adalah 16 feet (5 m).
8. jarak maksimum antara tap adalah 8 feet (2,5 m)

2. Thin Coaxial Cable

Kabel ini banyak digunakan di radio amatir terutama untuk trancaiver yang tidak memelukan output daya yang besar. Jenis yang banyak digunakan adalah RG-8 atau RG-59 dengan impedendsi 75 ohm untuk jaringan, kabel jenis ini yang sama digunakan RG-58 yang telah memenuhi standard IEEE 802.3.10 BASE 2, dimana diameternya rata-rata 5mm dan biasanya berwarna hitam setiap perangkat dihubungkan dengan BNC T connect or kabel jenis ini dan sebagainya thin ethernet atau thinet. Kabel jenis RG-58 A/u dan c/u jika di implementasikan dengan T-connector dengan terminator dalam sebuah jaringan harus mengikuti aturan sebagai berikut :


1. pada topologi bus setiap ujung kabel diberi terminator 50 ohm.
2. panjang maksimum kabel 606,8 feet (185 m) persegment.
3. setiap segment maksimum 30 device (perangkat).
4. kartu jaringan sudah menggunakan tranciver yang on broard tidak perlu tumbuhkan trains caver kecuali repeaters.
5. maksimum ada 3 segment terhubung 1 dengan lainnya.
6. panjang minimum antar T-connector 1,5 feet (0,5 m)

B. Twisted Pair Cable
Selain menggunakan kabel coaxial ethernet juga dapat menggunakan kabel lain yaitu : UTP (unshileded twisted pair) dan STP (shileded twisted pair). Kabel – kabel tersebut biasanya terdiri dari 4 kabel yang terpilih dari kabel buah kabel ini hanya 4 buah yang digunakan untuk dapat menerima dan mengirimkan data (ethernet). Ada 2 jenis pemasangan kabel UTP yang sering digunakan pada jaringan lokal yaitu Straight Through Cable dan Cross Over Cable.

Penggunaan Straight Through Cable antara lain :

1. PC – Hub
2. PC – Switch
3. Hub – Hub
4. Switch – Routher

Penggunaan Cross Over Cable antara lain :

1. PC – PC
2. Switch – Switch
3. Switch – Hub

C. FO (Fiber Optic)
Kabel Fiber Optic (FO) adalah sebuah kabel yang terbuat dari serat kaca dengan teknologi canggih dan mempunyai kecepatan transfer data yang lebih cepat dari pada kabel biasa, Fiber Optic digunakan pada jaringan backbone (tulang punggung) karena dibutuhkan kecepatan yang lebih dalam jaringan ini, yang menggunakan FO untuk jaringan biasa baik LAN, WAN, maupun MAN karena memberi dampak yang lebih pada kecepatan dan bandwith karena FO menggunakan bias cahaya untuk mentransfer data yang melewatinya.

Penyambungan kabel FO dibutuhkan alat khusus yang bernama fusion splicer alat ini digunakan untuk menyambung 2 ujung FO dengan menggunakan panas alat ini butuh ketelitian yang sangat tinggi. Alat ini dilengakapi dengan alat pengukur karena setiap ingin menyambung 2 sisi FO harus diukur terlebih dahulu dan ukurannya harus sama antara ujung A dan ujung B dan kedua ujung FO harus benar-benar bersih biasannya digunakan alcohol 95 % dan tisu untuk membersihkan ujung FO yang sudah dikupas atau apabila ada kotoran sedikit saja maka fusion splicer tidak akan bisa digunakan alias menolak untuk melakukan penyambungan.

Tipe – tipe kabel Fiber Optic :
•Kabel Singel Mode merupakan sebuah serat tunggal dari fiber glass yang memiliki diameter 8,3 hingga 10 micro. Satu micro besarnya sama dengan 1/250 tebal rambut manusia.
•Kabel Multimode adalah kabel yang terdiri atas multi serat fiber glass dengan kombinasi diameter sinyal independen yang berbeda dari fiber-fiber lain dalam bundle kabel.
•Plastic Optical Fiber (POF) merupakan kabel berbasis plastic terbaru yang memiliki kualitas sama dengan kabel single mode tetapi harganya sedikit lebih mahal.

Kontruksi kabel FO :
•Core : bagian ini merupakan medium fisik utama yang mengangkut sinyal-sinyal data optical dari sumber ke device penerima core berupa helai tunggal dari glass atau plastic yang kontinyu (dalam micro). Semakin besar ukuran core, semakin banyak data yang dapat diantarkan. Semua kabel FO diukur mengacu pada diameter core-nya.

•Cladding adalah merupakan lapisan tipis yang menyelimuti Fiber Core.
•Coating adalah lapisan plastik yng menyelimut core dan cladding penyangga coating ini diukur dalam micro dan memiliki range 250 sampai 900 micro.
•Strengthening Fibers : terdiri atas beberapa komponen yang dapat menolong fiber dari benturan kasar dan daya tekan tak terduga selama instalasi.
•Cable Jacket merupakan lapisan terluar dari keseluruhan badan kabel.

Beberapa Keuntungan dari Kabel FO :

1.Kecepatan : jaringan FO beroperasi ada kecepatan tinggi mencapai GB/S.
2.Bandwicth : FO mampu membawa paket dengan kapasitas besar.
3.Distance : sinyal-sinyal dapat ditransmisikan lebih jauh tanpa memerlukan perlakuan ¨refresh¨ / ¨diperkuat¨.
4.Resistance : daya tahan kuat terhadap imbas elektromagnetik yang dihasilkan dari perangkat- perangkat elektronik seperti radio, motor, / bahan kabel-kabel transmisi lain.

Kekurangan kabel FO :
Harga cukup mahal jika dibandingkan dengan teknologi kabel tembaga. Hal ini karena FO dapat mengantarkan data dengan kapasitas yang lebih besar dan jarak transmisi yang lebih jauh jika dibandingkan tembaga yang masih memerlukan investasi tambahan berupa perangkat penguat (repeaters). Selain itu biaya investasi tinggi yang diperlukan untuk pengadaan sumberdaya manusia yang andal karena tingkat kesulitan implementasi dan deployment FO yang cukup tinggi.

D. Profibus Cable
Sejarah Profibus kembali ke rencana umum dipromosikan untuk sebuah asosiasi dimulai di Jerman pada tahun 1987 dan untuk yang 21 perusahaan dan lembaga menyusun master plan proyek yang disebut "lapangan bus". Tujuannya adalah untuk menerapkan dan menyebarkan penggunaan bus lapangan bit-serial berdasarkan persyaratan dasar dari interface bidang perangkat. Untuk tujuan ini, perusahaan anggota sepakat untuk mendukung konsep teknis umum untuk otomatisasi produksi (yaitu diskrit atau otomatisasi pabrik) dan proses. Pertama, komunikasi yang kompleks protokol Profibus FMS (Field Keterangan Pesan bus), yang dirancang untuk menuntut tugas komunikasi, ditentukan. Selanjutnya pada tahun 1993, spesifikasi untuk protokol Profibus sederhana dan dengan demikian jauh lebih cepat DP (Decentralized Peripherals) selesai. Profibus FMS digunakan untuk (non deterministik) komunikasi data antara Master Profibus. Profibus DP adalah protokol dibuat untuk (deterministik) komunikasi antara master Profibus dan remote mereka I / O budak.

Ada dua variasi dari Profibus yang digunakan saat ini, yang paling umum digunakan Profibus DP, dan lebih rendah digunakan, aplikasi tertentu, Profibus PA:
Profibus DP (Decentralized Peripherals) digunakan untuk mengoperasikan sensor dan aktuator melalui pengontrol terpusat dalam produksi (pabrik) aplikasi otomatisasi. Banyak pilihan diagnostik standar, khususnya, difokuskan pada di sini.
Profibus PA (Otomasi Proses) digunakan untuk memonitor peralatan pengukuran melalui sistem kontrol proses dalam aplikasi otomasi proses. Varian ini dirancang untuk digunakan dalam ledakan / daerah berbahaya (Ex-zona 0 dan 1). Physical Layer (yaitu kabel) sesuai dengan IEC 61158-2, yang memungkinkan daya untuk dikirimkan melalui bus untuk instrumen lapangan, sementara membatasi arus yang mengalir sehingga kondisi peledak tidak diciptakan, bahkan jika kerusakan terjadi. Jumlah perangkat yang terhubung ke segmen PA dibatasi oleh fitur ini. PA memiliki tingkat transmisi data dari 31,25 kbit / s. Namun, PA menggunakan protokol yang sama dengan DP, dan dapat dihubungkan ke jaringan DP menggunakan perangkat coupler. DP lebih cepat bertindak sebagai jaringan tulang punggung untuk transmisi sinyal proses ke controller. Ini berarti bahwa DP dan PA dapat bekerja erat bersama-sama, terutama dalam aplikasi hibrida di mana proses dan otomatisasi pabrik jaringan beroperasi berdampingan.

Lebih dari 30 juta node Profibus dipasang pada akhir 2009. 5 juta di antaranya di industri proses.

E. PROFINET
PROFINET adalah industri terbuka Ethernet standar Profibus & PROFINET Internasional (PI) untuk otomatisasi. PROFINET menggunakan standar TCP / IP dan IT, dan, pada dasarnya, real-time Ethernet.

Konsep PROFINET memiliki struktur modular sehingga pengguna dapat memilih fungsi Cascading sendiri. Mereka berbeda dasarnya karena jenis pertukaran data untuk memenuhi persyaratan sebagian sangat tinggi kecepatan.

Dalam hubungannya dengan PROFINET, kedua perspektif PROFINET CBA dan PROFINET IO ada. PROFINET CBA cocok untuk komunikasi berbasis komponen melalui TCP / IP dan komunikasi real-time untuk real-time persyaratan dalam rekayasa sistem modular. Kedua pilihan komunikasi dapat digunakan secara paralel.

PROFINET IO dikembangkan untuk real time (RT) dan real time isochronous (IRT) komunikasi dengan pinggiran desentralisasi. Sebutan RT dan IRT hanya menggambarkan real-time properti untuk komunikasi dalam PROFINET IO.

PROFINET CBA dan PROFINET IO dapat berkomunikasi pada waktu yang sama pada sistem bus yang sama. Mereka dapat dioperasikan secara terpisah atau dikombinasikan sehingga subsistem PROFINET IO muncul sebagai sistem CBA PROFINET dari perspektif sistem.

F. MODBUS
Modbus adalah protokol komunikasi serial yang dipublikasikan oleh Modicon pada tahun 1979 untuk digunakan dengan pengendali yang dapat diprogram yang logika (PLC). Sederhana dan kuat, sejak itu menjadi salah satu protokol komunikasi standar de facto dalam industri, dan sekarang di antara cara yang paling umum tersedia untuk menghubungkan perangkat elektronik industri [1]. Alasan utama untuk penggunaan luas Modbus dalam lingkungan industri adalah:
Telah dikembangkan dengan aplikasi industri dalam pikiran
Hal ini secara terbuka diterbitkan dan bebas royalti
Sangat mudah untuk menyebarkan dan mempertahankan
Bergerak bit mentah atau kata-kata tanpa menempatkan banyak pembatasan pada vendor

Modbus memungkinkan untuk komunikasi antara perangkat banyak (sekitar 240) terhubung ke jaringan yang sama, misalnya suatu sistem yang mengukur temperatur dan kelembaban dan mengkomunikasikan hasilnya ke komputer. Modbus sering digunakan untuk menghubungkan komputer pengawasan dengan unit remote terminal (RTU) di kontrol pengawasan dan akuisisi data (SCADA) sistem. Banyak dari jenis data yang diberi nama dari penggunaannya dalam mengemudi relay: satu output-bit fisik disebut kumparan, dan input single-bit fisik disebut masukan diskrit atau kontak.

Pengembangan dan update dari protokol Modbus dikelola oleh Organisasi Modbus, yang terbentuk dari pengguna independen dan pemasok perangkat compliant Modbus

GARIS GARIS BESAR KOMUNIKASI DATA artikel terbaru

Senin, 25 Februari 2013


GARIS GARIS BESAR KOMUNIKASI DATA
1.PENDAHULUAN
Komunikasi data merupakan gabungan 2 macam teknik yaitu teknik telekomunikasi dan teknik data processing
  • Teknik Telekomunikasi adalah segala kegiatan yang berhubungan dengan penyaluran informasi dari satu tempat ke tempat yang lain,
  • Teknik data processing ialah segala kegiatan yang berhubungan dengan pengolahan data
Secara umum Komunikasi data dapat dikatakan sebagai proses pengiriman informasi (data) yang telah diubah dalam suatu kode tertentu yang telah disepakati melalui media listrik atau elektrooptik dari satu lokasi ke lokasi yang lain.



  • EVOLUSI SISTEM KOMUNIKASI DATA
Sistem Komunikasi data dapat di awali dengan menyambungkan 2 komputeryan letaknya berjahuhan kemudian di kembangkan menjadi internet akses
Tujuan komunikasi data antara lain ialah:
  • Memungkinkan pengiriman data dalam jumlah yang besar secara effisien, tanpa kesalahan dan ekonomis dari satu tempat ke tempat yang lain.
  • Memungkinkan penggunaan sistem komputer dan peralatan pendukungnya dari jauh (remote computer use)
  • Memungkinkan penggunaan sistem komputer secara terpusat maupun secara tersebar sehingga mendukung manajemen dalam hal kontrol (baik sentralisasi maupun desentralisasi )
  • Mempermudah kemungkinan pengelolaan dan pengaturan data yang ada dalam berbagai macam sistem komputer
  • Mengurangi waktu untuk pengolahan data.
  • Mendapatkan data langsung dari sumbernya (mempertinggi kehandalan).
  • Mempercepat penyebarluasan informasi.


3. APLIKASI KOMUNIKASI DATA
Peran kegunaan dari komunikasi data yang paling menonjol ialah dalam :
  • Pengumpulan data (data collection)
  • Tanya -jawab (Inquiry & Response
  • Storage dan Retrieval
  • Time sharing
  • Real time data processing dan process control

4. ASPEK TEKNIK
Ditinjau dari sisi teknik peralatan pengolah data menggunakan sinyal digital sedang sebagian besar peralatan telekomunikasi masih menggunakan sinyal analog
Pertimbangan ekonomi dan teknik antara lain menyangkut hal yang berhubungan
  1. tipe transaksi dan urgensinya.
  2. lokasi dan jumlah tempat (site).
  3. tarif fasilitas komunikasi.
  4. pertumbuhan yang diharapkan.
  5. jumlah lalu lintas distribusi dari lalu lintas ini
  6. urgensi dan prioritas

  1. bahasa yang dipergunakan
keandalan dan ketepatan data

5. KOMPONEN DASAR SISTEM KOMUNIKASI DATA
Untuk berlangsungnya komunikasi data diperlukan sedikitnya 3 komponen utama yaitu transmitter (pemancar), receiver (penerima) dan media penghubung untuk keduanya
  1. Sumber (transmitter atau pengirim):
yaitu pembangkit atau pengirim informasi. Komponen dasar utama adalah peralatan yang menjadi sumber data atau transmitter
2. Medium transmisi:
yaitu saluran tempat informasi tersebut disalurkan ke tempat tujuan. Komponen dasar utama yang kedua adalah medium yang dipergunakan untuk mencapai tempat tujuannya
3. Penerima:
yaitu alat yang menerima informasi yang dikirimkan. Umumnya suatu receiver berupa terminal jenis VDU, printer atau alat pencetak jenis lain (plotter misalnya) bahkan sistem komputer lain.
6. SINYAL DAN DATA
  • Sinyal listrik analog adalah sinyal yang sifatnya seperti gelombang, jadi dapat dikatakan sinyalnya selalu sambung menyambung atau tidak ada perubahan ada perubahan yang tiba-tiba antara bagian-bagian sinyal tersebut.

  • Sinyal listrik digital adalah sinyal yang sifatnya seperti pulsa, jadi dapat dikatakan sinyal tersebut terputus-putus atau terjadi perubahan yang tiba-tiba antara bagian-bagian sinyal tersebut.








Jaringan LAN Artikel terbaru

Minggu, 10 Februari 2013

JARINGAN LAN

 Kali ini kita akan membahas tentang jaringan LAN .
Untuk menyambungkan data dari komputer satu ke komputer lainya  kita dapat mengunakan jaringan LAN .
     
     Jaringan wilayah lokal (bahasa Inggrislocal area network biasa disingkat LAN) adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampusgedungkantor, dalam rumahsekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.
Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat berupa data atau perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai.
Berbeda dengan Jaringan Area Luas atau Wide Area Network (WAN), maka LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut :
  1. Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
  2. Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
  3. Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi
Biasanya salah satu komputer di antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua sistem di dalam jaringan tersebut.

A. TOPOLOGI LAN
1.. RING 
Topologi cincin adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin.
2. TOPOLOGI BUS 
Topologi bus merupakan topologi yang banyak digunakan pada masa penggunaan kabel sepaksi menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain.


3.TOPOLOGI STAR
Topologi bintang merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.

Kelebihan

  • Kerusakan pada satu saluran hanya akan memengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.
  • Tingkat keamanan termasuk tinggi.
  • Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
  • Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.
  • Akses Kontrol terpusat.
  • Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan pengelolaan jaringan.
  • Paling fleksibel.

Kekurangan

  • Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh rangkaian akan berhenti.
  • Boros dalam pemakaian kabel.
  • HUB jadi elemen kritis karena kontrol terpusat.
  • Peran hub sangat sensitif sehinga ketika terdapat masalah dengan hub maka jaringan tersebut akan down.
  • Jaringan tergantung pada terminal pusat.
  • Jika menggunakan switch dan lalu lintas data padat dapat menyebabkan jaringan lambat.
  • Biaya jaringan lebih mahal dari pada bus atau ring.

B. ELEMEN DASAR LAN

Elemen Dasar LAN

LAN tersusun dari beberapa elemen dasar yang meliputi komponen hardware dan software, yaitu :
Komponen Fisik
Personal Computer (PC), Network Interface Card (NIC), Kabel, Topologi jaringan.
Komponen Software
Sistem Operasi Jaringan, Network Adapter Driver, Protokol Jaringan.

  • Personal Komputer (PC)
Tipe personal komputer yang digunakan di dalam jaringan akan sangat menentukan unjuk kerja dari jaringan tersebut. Komputer dengan unjuk kerja tinggi akan mampu mengirim dan mengakses data dalam jaringan dengan cepat. Di dalam jaringan tipe Client-Server, komputer yang difungsikan sebagai server mutlak harus memiliki unjuk kerja yang lebih tinggi dibandingkan komputerkomputer lain sebagai workstation-nya, karena server akan bertugas menyediakan fasilitas dan mengelola operasional jaringan tersebut.
  • Network Interface Card (NIC)
Berdasarkan tipe bus, ada beberapa tipe network interface card (nic) atau network card, yaitu ISA dan PCI. Saat ini terdapat jenis network card yang banyak digunakan, yaitu PCI
  • Ethernet
Dalam jaringan dengan protocol akses CSMA/CD atau Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection, suatu node (A) yang akan mengirimkan data akan memeriksa dahulu kondisi jalur data. Bila tidak terdapat aliran data/kosong maka node tersebut akan mengirimkan datanya dan bila node lain (B) yang sedang menggunakan jalur data maka node (A) akan menunggu dan akan mencoba memeriksa kembali. Dalam protocol akses ini dimungkinkan pada suatu saat terjadi beberapa node mengirimkan datanya secara bersamaan sehingga mengakibatkan collision atau tabrakan. Dalam kondisi demikian node-node tersebut akan batal mengirimkan data dan akan mencobanya kembali bila jalur tidak sibuk.
  • Protokol TCP/IP
Karena penting peranannya pada sistem operasi Windows dan juga karena protokol TCP/IP merupakan protokol pilihan (default) dari Windows. Protokol TCP berada pada lapisan Transport model OSI (Open System Interconnection), sedangkan IP berada pada lapisan Network mode OSI

  • IP Address
IP address adalah alamat yang diberikan pada jaringan komputer dan peralatan jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP. IP address terdiri atas 32 bit angka biner yang dapat dituliskan sebagai empat kelompok angka desimal yang dipisahkan oleh tanda titik seperti 192.168.0.1.
  • Tipe Pengkabelan
Terdapat beberapa tipe pengkabelan yang biasa digunakan dan dapat digunakan untuk mengaplikasikan Windows, yaitu:
1. Thin Ethernet (Thinnet)
Thin Ethernet atau Thinnet memiliki keunggulan dalam hal biaya yang relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe pengkabelan lain, serta pemasangan komponennya lebih mudah. Panjang kabel thin coaxial/RG-58 antara 0.5 – 185 m dan maksimum 30 komputer terhubung.
2. Thick Ethernet (Thicknet)
Dengan thick Ethernet atau thicknet, jumlah komputer yang dapat dihubungkan dalam jaringan akan
lebih banyak dan jarak antara komputer dapat diperbesar, tetapi biaya pengadaan pengkabelan ini lebih mahal serta pemasangannya relatif lebih sulit dibandingkan dengan Thinnet. Pada Thicknet digunakan transceiver untuk menghubungkan setiap komputer dengan sistem jaringan dan konektor yang digunakan adalah konektor tipe DIX. Panjang kabel transceiver maksimum 50 m, panjang kabel Thick Ethernet maksimum 500 m dengan maksimum 100 transceiver terhubung.
3. Twisted Pair Ethernet
Kabel Twisted Pair ini terbagi menjadi dua jenis yaitu shielded dan unshielded. Shielded adalah jenis
kabel yang memiliki selubung pembungkus sedangkan unshielded tidak mempunyai selubung pembungkus. Untuk koneksinya kabel jenis ini menggunakan konektor RJ-11 atau RJ-45. Pada twisted pair (10 BaseT) network, komputer disusun membentuk suatu pola star. Setiap PC memiliki satu kabel twisted pair yang tersentral pada HUB. Twisted pair umumnya lebih handal (reliable) dibandingkan dengan thin coax karenaHUB mempunyai kemampuan data error correction dan meningkatkan kecepatan transmisi.
Saat ini ada beberapa grade, atau kategori dari kabel twisted pair. Kategori 5 adalah yang paling reliable dan memiliki kompabilitas yang tinggi, dan yang paling disarankan. Berjalan baik pada 10Mbps dan Fast Ethernet (100Mbps). Kabel kategori 5 dapat dibuat straight-through atau crossed. Kabel straight through digunakan untuk menghubungkan komputer ke HUB. Kabel crossed digunakan untuk menghubungkan HUB ke HUB. Panjang kabel maksimum kabel Twisted-Pair adalah 100 m.
4. Fiber Optic
Jaringan yang menggunakan Fiber Optic (FO) biasanya perusahaan besar, dikarenakan harga dan proses pemasangannya lebih sulit. Namun demikian, jaringan yang menggunakan FO dari segi kehandalan dan kecepatan tidak diragukan. Kecepatan pengiriman data dengan media FO lebih dari 100Mbps dan bebas pengaruh lingkungan.

MENGHAPUS VIRUS TANPA MENGUNAKAN SOFTWARE ANTI VIRUS


CARA MUDAH TANPA SUSAH

 Apabila kita tidak mempunyai anti virus atau anti virus kita tidak berkerja dengan optimal
kita dapat menghapus virus tersebut
dengan cara sebagai berikut :
:
Langkah1: Cari di kolom pencarian start orb, dengan nama cmd
Langkah 2: Setelah terbuka, pilih nama hardisk yang terinveksi virus dan tulis di command prompt
                   >misal C:\Users\Elektronika Industri>d:
Langkah 3: Setelah command prompt terfokus pada suatu nama hardrive
Langkah 4: Ketikkan dir
                   >misal D:\>dir
Langkah 5: Setelah command prompt mengidentifikasi semua file yang ada di drive d
Langkah 6: Ketikkan attrib -s -h *.* /s /d > enter


Command prompt akan mencari file .exe yang tidak wajar dalam drive kita, dengan ini kita bisa menghapus file virus dengan cara menamainya dengan nama autorun.inf dan bisa dihapus

Apabila masih terdeteksi virus lain  .. dapat di lakukan cara itu lagi pada file/ drive yang lain

(ARIF MAULANA MALIKI)




KATA KATA SEMANGAT HIDUP . HIDUP JANGAN SEKEDAR HIDUP .

Senin, 14 Januari 2013

HIDUP HIDUPILAH SESUATU JANGAN CUMA HIDUP SI SESUATU ITU 

kalimat di atas merupakan motto hidup saya .. kalimat di atas saya ambil dari filem "SANG PENCERAH"
inti dari kalimat diatas adalah 

 KITA HIDUP tidak boleh sekedar hanya hidup saja 
MELAINKAN harus melakukan sesuatu ynag bermanfaat bagi orang lain , bermanfaat  pya arti yanmg sangat luas . kita ambil contoh yang kecil saja "kita pergi ke suatu tempat dan kita berjalan dg hati-hati" 
contoh tersebebut saya pikir merupakan contoh yanag salling sederhan,sangat kecil maknanya, ngak kepikiran orang lain . Tapi bagi saya contoh itu adalah awal menjadi kemajuan dengan berhari-hati kita tidak merugikan orang lain, kita bisa membantu pekerjaan keamanan 
     kembali ke motto hidup di atas 
 HIDIP tanpa di dasari kemauan akan hambar rasanya . Hidup sekedar HIDUP babi di hutan juga melakukan itu , HIDUP  dengan rasa aman tak akan pernah ada , jangan jalani Hidup SEPERTI AIR yang mengalir ? karena air yang mengalir itu tidak punya pendirianituk kemana saya meski ke selokan.

Negara indonesia ini membuhtukan orang yang menghidup-hidupi rakyatnya 

INTINYA HIDUP DI JALANI DENGAN KITA MEMILIH JALAN TERSEBUT SENDIRI .

jalan yang bener {sirotol mustakim} .. 




apa bila ada salah kata di atas mohon maaf sebesar-sebesar nya .

assa'lammuallaikum ' Wr Wb 

facebook : arif maulana maliki
twitter   : @arifmaulana2662

 mator suwon . maaf kalo norak 

CARA MUDAH INTERNET GRATIS

Jumat, 07 Desember 2012

HACK 

Trik gprs gratis acis dengan menggunakan opmod 3.12 atau opmin host dan cust server adalah sebagai berikut : server yg atas d ksh http://195.189.142.68:80?@wap.axisworld.co.id ,shadow dicentang lalu lengkapi http://mini.opera.com:80/help/faq?@wap.axisworld.co.id . yang lain biarkan lalu save/simpan.
Adapun cara download lewat opmod adalah sebagai berikut : http://url utama:80/nama file?@wap.axisworld.co.id ,contoh : http://ocwteam.com/opera/download/files/midp20/opera312t12.jar => menjadi http://ocwteam.com:80/opera/download/files/midp20/opera312t12.jar?@wap.axisworld.co.id .
Bagi hp yang tidak support/memiliki proxy (terutama nokia symbian) dapat download proxy axisgprs disini

** ni ada trik lain,crax ganti proxy menjadi 203.78.116.55 dan port 80


NARASI,DESKRIPSI,EKSPOSISI,AUGMAENTASI,PERSUASI

Senin, 12 November 2012


A. Paragraf Narasi --> Menceritakan atau mengisahkan suatu kejadian atau peristiwa sehingga tampak seolah-olah pembaca mengalami sendiri peristiwa itu.

Contoh:
Tepat ketika tanggal 10 Maret, sekolahku libur selama sembilan hari dan akan berakhir pada tanggal 18 Maret. Aku dan seluruh keluargaku tidak menyia-nyiakan waktu ini untuk mengadakan liburan keluarga. Ketika itu aku memilih berlibur ke Pantai Parangtritis. Pagi-pagi aku telah berbenah dan menyiapkan semua perbekalan yang nantinya diperlukan. Sepanjang perjalanan, aku iringi dengan nyanyian lagu riang. Betapa senangnya aku ketika sampai di pantai tersebut. Dengan hati suka ria, aku sambut Pantai Parangtritis dengan senyumku. Pantai Parangtritis, pantai nan elok yang menjadi favoritku. Tanpa menyia-nyiakan waktu, aku mengajak kakakku untuk bermain air. Kuambil air dan aku ayunkan ke mukanya. Dengan canda tawa, kami saling berbalasan. Puas rasanya, terasa hilang semua kepenatan karena kesibukan tiap harinya. Di sana, aku dan seluruh keluargaku saling berfoto-foto untuk mengabadikan momen yang indah ini. Tak terasa waktu berjam-jam telah kuhabiskan disana. Hari pun mulai sore menandakan perpisahan dan kembali pulang. Tak rela rasanya kebahagiaan ini akhirnya selesai. Dalam benakku, aku kan kembali esok.

B. Paragraf Deskripsi --> Menggambarkan sesuatu (objek) secara terperinci atau mendetil sehingga tampak seolah-olah pembaca melihat, mendengar, dan merasakannya sendiri.

Contoh:
Masih melekat di mataku, pemandangan indah nan elok pantai Parang Tritis. Gelombang ombak bergulung-gulung datang silih berganti menyambutku serasa ingin mengajak bermain. Air yang jernih dan pasir putih lembut yang menghampar luas tanpa ada tumbuh-tumbuhan atau karang yang menghalangi membuatku ingin kembali lagi. Di sebelah kanan-kiri, aku bisa memandang air laut sejauh mata memandang, pandai dengan bukit berbatu, pesisir serta pemandangan bukit kapur di sebelah utara pantai. Kurasakan dingin membasuh kakiku karena ombah menghempas kakiku dan terasa asin air itu ketika bibirku terkena percikan. Sepanjang aku berjalan, hampir pinggiran pantai dipenuhi oleh pengunjung wisatawan. Kulihat ada yang berlari berkejar-kejaran di bibir pantai, bermain bola, bermain dengan air, berfoto-foto dengan latar sekitar pantai. Tapi yang paling membuatku tertarik, kulihat ada beberapa turis manca negara yang menikmati keindahan pantai ini dengan naik delman. Seperti apa yang aku lihat, pantai ini memang sangat ramai pengunjung. Tak pernah sunyi pantai Parang Tritis.

C. Paragraf Eksposisi --> Menjelaskan atau memaparkan tentang sesuatu dengan tujuan member informasi (menambah wawasan).

Contoh:
Parangtritis adalah nama desa di kecamatan Kretek, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Di desa ini terdapat pantai Samudera Hindia yang terletak kurang lebih 25 km sebelah selatan kota Yogyakarta. Parangtritis merupakan objek wisata yang cukup terkenal di Yogyakarta selain objek pantai lainnya seperti Samas, Baron, Kukup, Krakal dan Glagah. Parangtritis mempunyai keunikan pemandangan yang tidak terdapat pada objek wisata lainnya yaitu selain ombak yang besar juga adanya gunung-gunung pasir yang tinggi di sekitar pantai, gunung pasir tersebut biasa disebut gumuk. Objek wisata ini sudah dikelola oleh pihak pemda Bantul dengan cukup baik, mulai dari fasilitas penginapan maupun pasar yang menjajakan souvenir khas Parangtritis. Selain itu ada pemandian yang disebut parang wedang konon air di pemandian dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit diantaranya penyakit kulit, air dari pemandian tersebut mengandung belerang yang berasal dari pengunungan di lokasi tersebut. Air panas dari parang wedang dialirkan ke pantai parangtritis untuk bilas setelah bermain pasir dan juga mengairi kolam kecil bermain anak-anak. Di Parangtritis ada juga ATV, kereta kuda & kuda yang dapat disewa untuk menyusuri pantai dari timur ke barat. selain itu juga parangtritis sebagai tempat untuk olahraga udara/aeromodeling.

D. Paragraf Argumentasi --> mengungkapkan ide, gagasan, atau pendapat penulis dengan disertai bukti dan fakta

Contoh:
Pantai Parangtritis memang memiki keindahan eksotis yang membuat wisatawan ramai berkunjung, tetapi juga sering menelan korban. Yang disayangkan, sebagian masyarakat Indonesia masih saja menganggap peristiwa tersebut berkaitan dengan hal-hal mistis, yakni dikarenakan Ratu Pantai Selatan meminta tumbal. Padahal, ada penjelasan ilmiah di balik musibah tersebut. Para praktisi ilmu kebumian menegaskan bahwa penyebab utama hilangnya sejumlah wisatawan di Pantai Parangtritis, Bantul, adalah akibat terseret rip current. Dengan kecepatan mencapai 80 kilometer per jam, arus balik tidak hanya kuat, tetapi juga mematikan. Jadi, banyaknya korban tenggelam tidak ada kaitannya sama sekali dengan anggapan para masyarakat. Ali Susanto, Komandan SAR Pantai Parangtritis, juga menambahkan bahwa disepanjang Pantai Parangtritis juga banyak terdapat palung (pusaran air) yang tempatnya selalu berpindah-pindah dan sulit diprediksi. Kondisi inilah yang sering banyak menimbulkan korban mati tenggelam.

E. Paragraf Persuasi --> karangan yang bertujuan untuk meyakinkan dan membujuk seseorang agar melakukan sesuatu yang dikehendaki penulis.

Contoh:
Pantai Parangtritis memang memiki keindahan eksotis yang membuat wisatawan ramai berkunjung, tetapi juga sering menelan korban. Yang disayangkan, sebagian masyarakat Indonesia masih saja menganggap peristiwa tersebut berkaitan dengan hal-hal mistis, yakni dikarenakan Ratu Pantai Selatan meminta tumbal. Padahal, ada penjelasan ilmiah di balik musibah tersebut. Para praktisi ilmu kebumian menegaskan bahwa penyebab utama hilangnya sejumlah wisatawan di Pantai Parangtritis, Bantul, adalah akibat terseret rip current. Dengan kecepatan mencapai 80 kilometer per jam, arus balik tidak hanya kuat, tetapi juga mematikan. Jadi, banyaknya korban tenggelam tidak ada kaitannya sama sekali dengan anggapan para masyarakat. Ali Susanto, Komandan SAR Pantai Parangtritis, juga menambahkan bahwa disepanjang Pantai Parangtritis juga banyak terdapat palung (pusaran air) yang tempatnya selalu berpindah-pindah dan sulit diprediksi. Kondisi inilah yang sering banyak menimbulkan korban mati tenggelam. Oleh karena itu, selayaknya warga masyarakat tidak lagi percaya hal-hal gaib dan bisa mengedepankan penalaran logika atau akal sehat. Pemerintah daerah pun sebaiknya memberikan pemahaman yang benar mengenai penyebab bencana laut kepada warga di sekitar pantai. Informasi tersebut dapat diteruskan kepada wisatawan guna meningkatkan kewaspadaan mereka.